Sinyal BBM akan Naik Juli 2024, Pemerintah Tak Naikan pada Juni 2024 Meskipun Ada Konflik Geopolitik Iran – Israel

Avatar photo

Kamis, 18 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Facebook.com/@Erick Thohir)

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Facebook.com/@Erick Thohir)

ON24JAM.COM – BUMN mengikuti regulator terkait dengan kebijakan menahan harga bahan bakar minyak (BBM) hingga Juni 2024 di tengah situasi geopolitik Iran-Israel.

BUMN merupakan perpanjangan tangan pemerintah yang siap membantu rakyat saat membutuhkan.

BUMN akan selalu memberikan berbagai bantuan melalui ekosistem yang ada di BUMN seperti subsidi listrik ataupun BBM.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan hal tersebut di di Jakarta, Rabu (17/4/2024).

“Kami ngikut regulator (Kementerian ESDM), kebijakannya seperti apa dari Pemerintah,” ujar Erick.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM setidaknya hingga Juni 2024.

Baca artikel lainnya di sini : Menantu Presiden Jokowi Diharapkan Daftar Lagi, Partai Golkar Buka Pendaftaran Calon Wali Kota Medan

Meskipun konflik Iran-Israel berpotensi mengganggu pasokan dan meningkatkan harga minyak dunia.

“Sampai bulan Juni (harga BBM) tidak naik itu sudah statement pemerintah,” ujar Airlangga.

Baca artikel lainnya di sini : Investasi Pengembangan Sumber Daya Manusia, Apple Tambah Apple Developer Academy Keempat di Bali

Ia mengatakan bahwa konflik Iran-Israel lebih berpengaruh terhadap gejolak harga minyak dunia daripada konflik geopolitik lainnya.

Karena konflik terbaru tersebut terjadi di dekat Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur penting logistik.

Pemerintah terus memonitor perkembangan konflik Iran-Israel dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan skenario kebijakan.

Salah satunya penyesuaian subsidi BBM yang membutuhkan perhitungan dan penyelarasan ulang anggaran.***

Artikel di atas, sudah dìterbitkan di portal berita nasional ekonomi & bisnis Bisnisnews.com

Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Hello.id dan Apakabarjateng.com

Pastikan juga download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com.

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Berita Terkait

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Tidak Kejar Target 8 Persen, Ini Alasan Pemerintah Pilih Pertumbuhan Realistis
Hanya 11 Kota Mandiri Fiskal, Pajak Bangunan Tetap Dominan
Komunikasi Visual Perusahaan Bertransformasi Lewat Galeri Foto Pers
Premium Sale Hillcon Equity: Strategi Pendanaan Atau Antisipasi Tantangan Industri?
Pertamina Dorong ESG dan TKDN di Wilayah Indonesia Timur Lewat Supplier Engagement Day
Maksimalkan Jangkauan Media dengan Strategi Press Release Berbayar yang Efektif
Langkah Terukur Bank Tangkal Risiko Rekening Dormant, Nasabah Diminta Tetap Tenang H2:

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 06:33 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Selasa, 9 September 2025 - 14:27 WIB

Tidak Kejar Target 8 Persen, Ini Alasan Pemerintah Pilih Pertumbuhan Realistis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 06:47 WIB

Hanya 11 Kota Mandiri Fiskal, Pajak Bangunan Tetap Dominan

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:09 WIB

Komunikasi Visual Perusahaan Bertransformasi Lewat Galeri Foto Pers

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:03 WIB

Premium Sale Hillcon Equity: Strategi Pendanaan Atau Antisipasi Tantangan Industri?

Berita Terbaru