HAIUPDATE.COM – PDI Perjuangan (PDIP) menanggapi soal pelantikan menteri dan wakil menteri baru yang dilakukan oleh Presiden Jokowi.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto melihat pelantikan ini di luar kebiasaan Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin, 17 Juli 2023 melantik seorang menteri dan lima orang wakil menteri baru Kabinet Indonesia Maju.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan surat yang dibacakan Deputi Bidang Administrasi dan Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti, menteei dan wakil menteri baru yang dilantik tersebut yakni:
Baca artikel menarik lainnya, di sini: Djan Faridz dan Gandi Sulistiyanto Soeherman Dilantiik Menjadi Anggota Baru Dewan Pertimbangan Presiden
1. Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).
2. Pahala Nugraha Mansury sebagai Wakil Menteri Luar Negeri
Baca Juga:
RSPO RT2026 Bahas Kebakaran di Indonesia, Gerbang Ekspor Tunggal, dan Inklusi Petani Swadaya
3. Nizar Patria sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika
4. Paiman Raharjo sebagai Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi
5. Roeslan Roesani sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara
6. Saiful Rahmat Wakil Menteri Agama
Baca Juga:
Shudao Investment Group Jadi Pusat Perhatian di Ajang Global Panda Partners Conference 2026
CJ BIO Luncurkan NewtriSolution™, Platform Berbasis Data yang Menekan Risiko Formulasi Pakan
Pelantikan itu berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 32 M Tahun 2023.
Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024.
Menurut Hasto Kristiyanto melihat pelantikan ini di luar kebiasaan Presiden Jokowi, karena biasanya melaksanakan agenda penting pada Rabu Pon.
“Yang istimewa dari pelantikan menteri dan wakil menteri kali ini serta Wantimpres, mengapa hari Senin?”
“Padahal, biasanya Pak Presiden Jokowi itu hari Rabu. Nah, sehingga itulah yang harus dicari jawaban,” ujar Hasto Kristiyanto.
Menurut Hasto Kristiyanto, PDIP menilai pengangkatan Budi Arie demi mengisi kekosongan jabatan Menkominfo.
Baca Juga:
Envision Green Ammonia Pasok Bahan Bakar VLAC Pertama di Dunia
Blokees Jadi Mitra Strategis Konser Hatsune Miku “MIKU WITH YOU 2026” di Tiongkok
Trane Perluas Program Beasiswa Future Climate Engineers, Jangkau Lebih Banyak Mahasiswa di Indonesia
Dengan adanya menteri definitif, PDIP berharap sang menteri bisa mempercepat suatu pembangunan infrastruktur berkaitan dengan sistem telekomunikasi nasional.
“Agar kita berdaya saing dengan negara-negara lain,” kata Hasto Kristiyanto.***











