HAIUPDATE.COM – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menanggapi soal kesiapannya menjadi ketua umum Partai Golkar.
Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pencalonan jabatan dilakukan melalui mekanisme partai.
Sebagai kader, Bahlil Lahadalia juga merasa terpanggil jika memang dicalonkan menjadi Ketua Umum Partai Golkar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setiap kader yang merasa bertanggung jawab untuk pengabdian kepada partai.”
Baca artikel lainnya di sini: Akhirnya Luhut Binsar Pandjaitan Bersedia Menjadi Ketua Umum Partai Golkar, Ini Syarat yang Dimintanya
“Saya pikir semuanya terpanggil, tapi lewat mekanisme partai,” ujar Bahlil Lahadalia.
Terkait status di Golkar, Bahlil Lahadalia menyatakan masih menjadi kader Partai Golkar dan tidak pernah pindah ke partai lain.
Baca Juga:
Arclin Akan Memamerkan Solusi Perlindungan Kevlar® dan Nomex® di Oil & Gas Asia 2026
XCMG Luncurkan Ring Crane 14.000 Ton Pertama di Dunia, Inovasi Baru dalam Ultra-Heavy Lifting
Hal itu disampaikan Bahlil saat ditanya soal kemungkinan dirinya menjadi Ketua Umum Partai Golkar, menggantikan Airlangga Hartarto.
“Saya itu kalau kader, saya itu dari 2001 sampai 2014 struktural, selebihnya saya enggak lagi struktural.”
“Tapi kan saya enggak pernah pindah partai,” kata Bahlil Lahadalia saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 25 Juli 2023.
Sebelumnya, Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bersedia menjadi Ketua Umum Partai Golkar.
Baca Juga:
JULIEN’S AUCTIONS MENGUMUMKAN “KAIJU KING: KOLEKSI WARISAN SOMPOTE SANDS”
Pertukaran Budaya Guangfu Hadirkan Beragam Pertunjukan di Indonesia
Huawei Raih Gelar “Leader” dalam Gartner® Magic Quadrant™ for Enterprise Storage Platforms 2026
Namun Luhut mengajukan syarat, yaitu jika mendapat dukungan dari anggota partai beringin tersebut.
“Kalau didukung, mau,” kata Luhut Binsar Pandjaitan.
Luhut Binsar Pandjaitan meluruskan bahwa dirinya tak memiliki masalah pribadi dan hanya akan menunggu keputusan partai.
Hal itu terkait dengan santernya wacana yang menyebutkan dirinya ingin menggeser posisi Airlangga Hartarto.***









